Pergi ke Perpustakaan? Why Not!!

Hampir setiap instansi memiliki perpustakaan di instansinya masing-masing. Termasuk sekolah dan perguruan tinggi, belum lagi perpustakaan di setiap kabupaten bahkan kecamatan. Jika setiap instansi memiliki satu perpustakaan pastinya banyak sekali jumlah perpustakaan di Indonesia. Namun, pada kenyataannya tak sedikit perpustakaan yang hanya tinggal papan nama. Perpustakaan itu banyak yang tutup dan meninggalkan deretan buku di sana tanpa dijamah oleh tangan manusia. Padahal ilmu di dalamnya sungguh luar biasa banyak.

Buku adalah jendela dunia, tanpa membukanya bagaimana kita tahu kabar dunia. Untuk membeli buku mungkin bagi sebagian orang merasa cukup mahal. Eits, tenang ada perpustakaan yang menyediakan banyak buku di sana. Mulai dari buku pelajaran, hingga bacaan ringan seperti novel dan komik. Ya, tapi tak sedikit orang yang menganggap sebelah mata perpustakaan. Bagi mereka perpustakaan itu tempat yang membuat jenuh dan diperuntukkan bagi mereka yang pintar-pintar. Wah-wah padahal pemikiran seperti ini salah besar.

Di era globalisasi ini memang mudah mencari informasi di internet mungkin hal itu juga yang membuat banyak orang malas pergi ke perpustakaan dan sibuk membaca satu per satu judul buku. Namun informasi yang didapat dari internet tak akan se-detail dan se-valid di buku. Karena itu meski informasi mudah diakses di internet, kita tetap membutuhkan buku yang informasinya jauh lebih lengkap. Selain itu di masa modern ini perpustakaan juga mengikuti perkembangan zaman. Kita tidak perlu bersusah payah membaca satu per satu judul buku. Kita hanya perlu mengetikkan judul buku atau pengarang di aplikasi pencari lewat computer. Mudah bukan? Lalu alasan apalagi yang membuat kalian malas ke perpustakaan?

Perpustakaan tidak hanya digunakan untuk membaca atau tempat buku-buku bertumpukan. Sekarang ini perpustakaan lebih dari sekedar perpustakaan, karena perpustakaan juga bisa dijadikan sarana lain. Seperti halnya pustaka unsyiah , perpustakaan di Universitas Syiah Kuala. yang memberikan sarana seperti adanya beberapa program seperti kelas literasi informasi, harmoni kampus, relax and easy yang mengkombinasikan informasi dan kreatifitas menjadi kesatuan yang credible. Yang mana itu tentunya membuat asik dan menghibur bagi pengunjung, selain itu juga memberikan informasi dan pengetahuan yang lain.

Ini nih, tampilan ruangan Pustaka Unsyiah .



Perpustakaan juga tempat yang nyaman untuk berdiskusi, belajar kelompok dan mengerjakan tugas yang di tunjang dengan pelayanan yang ramah dan baik. Seperti halnya pelayanan di Pustaka Unsyiah yang ramah terhadap pengunjung. Juga adanya WIFI gratis yang dapat diakses oleh semua pengunjung. Buat yang suka belajar atau membaca dari PC atau gadget disediakan e-book. Nah, kurang apalagi coba? Katanya zaman modern infomasi bisa diakses di internet, perpustakaan juga menyediakan dan itu gratis. Lumayan kan buat hemat kouta data internet?

Perpustakaan dulu sama sekarang itu beda, sekarang perpustkaan lebih dari sekedar tempat untuk membaca. Mau nongkrong di perpustakan bisa, asal nongkrong hal yang positif ya ... mau akses internet buat cari informasi bisa. pencarian buku disedikan pencarian digital, jadi tidak perlu baca buku satu per satu di rak. Pustakawannya ramah tamah sama pengunjung. Mau diskusi di perpustakaan bisa, mau melepas penat buat refreshing juga bisa. Pokoknya di perpustakaan itu banyak sarana lain yang asyik dan menyenangkan. Apalagi Pustaka Unsyiah, yang menyediakan berbagai program demi kenyamanan dan kebutuhan pengunjung. So, pergi ke perpustakaan? Why Not!

Comments

Popular posts from this blog

CONTOH SOAL AKUNTANSI (transaksi)

contoh soal persediaan barang dagang(Metode FIFO, LIFO & Average)

ARTIKEL BADMINTON/BULU TANGKIS DALAM BAHASA INGGRIS DAN ARTINYA